Description
Menulis pantun makin lama makin mengasyikkan. Meski terikat dengan pola, para penulis tidak pernah merasa terbelenggu dengan pola itu. Namun, para penulis pun tidak “liar” dalam menuangkan setiap untaian kata. Mereka tetap patuh pada pakem dalam berpantun.
Mengekspresikan suka cita dengan tertawa adalah hal yang lumrah. Bahkan lebih mudah. Namun, mengekspresikan luka berbalut tawa perlu kepiawaian khusus. Seorang penulis harus pandai menata kata tanpa mencederai kesejatian rasa. Untungnya, pantun memberikan ruang dan fasilitas bagi penulis untuk lebih rileks dalam mencurahkan semua rasa lewat rangkaian kata.
KEPENGARANGAN:
Penulis : Encep Suherman, Cucu Nining Sariningsih, N Wiwin, Ade Amalia, Ambar Winarti, Surianto Cahir, Keysha Shafitra Azahra, Sri Nuryani, Arresty Utami, Mutiara Azizah, Rani Oktavia, Fitri Lisnawati, Linlin Nurlina, Nini Rahayu, Musiroh Muki
Editor : Lia Laeli Muniroh
Penyunting : Rani Oktavia
Penata Sampul : Tim Niaga Muda
Penata Letak : Tim Niaga Muda







Reviews
There are no reviews yet.